REVIEW BUKU JALANI NIKMATI SYUKURI

08.26

Review Buku

Jalani Nikmati Syukuri

Penulis: Dwi Suwiknyo
Editor: Layla

Cetakan pertama 2018
Penerbit: Noktah (Diva Press Group)

259 halaman
ISBN 9786025075452

*

Apa artinya pekerjaan bergengsi, tapi bikin kita mudah stres?
Apa artinya status sosial yang tinggi kalau membuat jiwa kita kering?
Apa artinya kesuksesan kalau akhirnya membuat kita sakit-sakitan?

Bisa jadi karena terlalu berorientasi pada goal (target), maka kita pun sering melupakan cara menikmati prosesnya. Kita lupa untuk bahagia. Sebab kita kurang menikmati apa yang kita kerjakan, memaksakan diri dan terlalu menguras energi. Apakah kondisi seperti itu terjadi setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, atau bahkan seumur hidup?

Atau, apakah kita telah terjebak dalam pusaran arus modern yang selalu menuntut untuk tampil sempurna? Kita memang tidak bisa memilih bagaimana memulia hidup ini, tetapi kita masih diberi kesempatan untuk memilih bagaimana cara kita menikmati hidup, dan bagaimana cara kita menyikapi hasilnya.

Lantas, apa yang sebenarnya harus kita lakukan?

**

Kita memang tidak bisa memilih bagaimana cara kita memulai hidup ini, tetapi kita masih diberi kesempatan untuk memikirkan bagaimana cara kita menikmati hidup ini, dan bagaimana cara kita menyikapi hasilnya. (halaman 11)

Without the sad times, the happy times would not be so enjoyable.
Tanpa masa-masa sulit, saat-saat bahagia tidak akan begitu menyenangkan. (halaman 17)

O Allah, help me to remember you, to thank you, and to worship you in the best of manners. (halaman 52)

Begitulah indahnya amal yang tersembunyi. Sungguh indah pada hasil kerjanya, selalu saja mengejutkan, meski tidak ada seorang pun yang melihat ikhtiarnya! (halaman 67)

Segalanya akan tampak lebih indah bila kasih sayang yang kita utamakan. (halaman 118)

Macam-macam kesalahan:
1. Salah jadi susah.
2. Salah jadi musibah.
3. Salah jadi berkah.
Lantas, mana yang kita pilih? (halaman 129)

Apakah kamu mudah stress?
Life is too short to stress yourself with peoplo who don't even deserve to be an issue in your life. (halaman 165)

Sikap yang menyedihkan sama dengan hasil yang menyedihkan. Sikap yang baik sama dengan hasil yang baik, dan sikap yang luar biasa sama dengan hasil yang luar biasa. (Dr. Robert Schuler) (halaman 174)

Aku sama sekali tidak khawatir dengan penilaian negatif orang lain terhadapku. Aku justru khawatir dinilai baik saja, padahal sebenarnya banyak aibku yang tak ditampakkan oleh-Nya. (halaman 228)

Beruntunglah orang-orang yang diuji kemudian mereka ikhlas menjalaninya, sesungguhnya mereka akan mendapatkan apa yang tidak didapatkan orang lain. (halaman 243)

***

Buku ini ditulis oleh Dwi Suwiknyo (Penulis buku best seller Ubah Lelah Jadi Lillah)

Penulis yang sepertinya mengkhususkan diri menjadi penulis buku religi ini, sudah sangat banyak menghasilkan karya luar biasa.

Buku ini berisi begitu banyak nasehat bagi pembacanya. Nasehat yang akan berguna untuk kehidupan dunia akhirat. Sungguh. Membaca lembar demi lembar buku, seakan saya diingatkan kembali untuk selalu menikmati, mensyukuri, dan mengikhlaskan apapun yang terjadi dalam hidup ini. Karena sejatinya masih ada kehidupan yang lebih abadi.

Buku Jalani Nikmati Syukuri ini memiliki cover yang unik. Cover berwarna merah dengan design unik berupa space khusu untuk menempelkan foto senyum pemilik buku.

Mungkin, ini adalah salah satu caranya membuat pembacanya bahagia.

Be happy.
Happy Class.
Happy Family.

(Seperti tulisan saya sebelum ini)

Jangan lupa bahagia
Learn to enjoy every minute of our life.
Be happy now!

****

"Ya Allah, jadikanlah awal hari kami sebagai sebuah kebaikan, pertengahan hari kami sebagai kemenangan, dan akhir hari kami sebagai kesuksesan."

"Ya, Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan hari ini dan kebaikan yang ada di dalamnya. Dan kami berlindung dengan-Mu dari keburukan hari ini dan keburukan di dalamnya."

"Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang kami ketahui maupun yang tidak kami ketahui."

"Ya Allah, kabulkan do'a kami."

Aamiin.

Al Fatihah.

*****

komunitasonedayonepost
#ODOP_6
#day29

#598kata
#CleverStory
Rumah Clever, Cilacap, 30 September 2018: 08.22.
Ibu Jesi.

******

Lifestyle Blogger

Artikel Terkait

Previous
Next Post »