Quotes of this Monday

09.02

Quotes of this Monday
Oleh Betty Irwanti

My Job is not to be easy on people.
My job is to make them better.
(Steve Jobs)

Quotes dari Steve Jobs ini jika diartikan secara bebas bisa jadi, pekerjaanku itu tidak mudah bagi kebanyakan orang. Pekerjaanku adalah membuat mereka semua menjadi lebih baik.

*

Ini bukan soal gaya-gayaan ya. Tapi, asli ini benar. Seperti yang sudah diketahui semua, pekerjaanku adalah guru.

Guru adalah orang yang mengajar dan mendidik anak didik di sekolah, mulai dari tingkatan Playgroup, TK, SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi. Guru juga adalah seorang yang mempunyai gagasan yang harus diwujudkan untuk kepentingan anak didik, sehingga menjunjung tinggi mengembangkan dan menerapkan keutamaan yang menyangkut agama, kebudayaan dan keilmuan.

Guru bertanggung jawab terhadap perkembangan anak didik dengan mengupayakan perkembangan seluruh potensi anak didik, baik potensi efektif, potensi kognitif, maupun potensi psikomotorik. Seorang guru yang profesional adalah guru yang mempunyai fungsi dan tugas dalam lapangan pendidikan berdasarkan keahlian yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan khusus di bidang pekerjaannya dan mampu mengembangkan keahliannya itu secara ilmiah di samping menekuni bidang profesinya yang ditandai dengan diterimanya tunjangan profesi untuk dirinya.

**

Menjadi guru jelas tidak mudah, mengakomodir puluhan anak dalam satu kelas itu butuh keahlian khusus yang tidak semua orang bisa. Bahkan latar belakang pendidikan sekarang pun harus sinkron, tidak bisa sembarangan. Bayangkan, mengurus anak sendiri di rumah saja butuh ketelatenan yang luar biasa. Apalagi harus menghadapi semua anak murid di sekolah setiap harinya.

Menjadi guru adalah panggilan jiwa. Apakah iya? Jelas iya. Tidak semua orang mau menjadi guru. Tugasnya berat. Apalagi di masa sekarang ini. Guru dituntut untuk bisa mewujudkan kompetensi murid abad 21.

Pertama, Critical Thinking. Anak-anak harus bisa berpikir kritis atau bisa berani mengungkapkan sesuatu dan tidak tertutup berpikirnya. Dan anak-anak yang berpikir kritis yang rasional ini yang bisa bersaing.

Kedua, Colaboration. Kolaborasi ialah kerjasama dalam hal networking (jaringan). Anak-anak selain harus berpikir kritis juga harus bisa bekerja sama dengan yang lain, baik itu dengan teman sebayanya (teman sekelas), teman yang lebih tua (kakak kelas) maupun teman yang lebih muda (adik kelas). Lebih jauh lagi pada tingkatan anak didik yang lebih tinggi, mereka harus bisa bergaul dengan banyak teman dalam organisasi-organisasi yang ada di sekolah. Lebih jauh lagi pada tingkatan capaian yang lebih tinggi, kolaborasi sangat dibutuhkan sekali sebab orang sukses dipengaruhi oleh networking-nya.

Kompetensi ketiga yakni Communication atau kemampuan berkomunikasi. Komunikasi akan mampu mendorong anak-anak untuk lebih melek pada perkembangan teknologi. Di mana saat ini eranya komunikasi via media sosial (medsos). Hal ini tentu saja harus didukung oleh komunikasi langsung yang baik pula. Agar anak pun menjadi anak yang bergaul di dunia nyata, tidak hanya sibuk berkomunikasi di dunia maya.

Kompetensi keempat ialah Innovation atau inovasi dalam kreativitas. Anak di abad 21 dituntut untuk bisa berinovasi dalam hal apapun. Jika kompetensi ini tidak dimiliki pada anak, maka ia dipastikan akan sulit bersaing di abad 21.

Kompetensi anak abad 21 bisa terlaksana dengan baik atas usaha dan perjuangan guru dengan kompetensi abad 21 pula. Apa sajakah kompetensi itu?

Jadi, jelas tidak mudah menjadi guru zaman now.

Iya, atau tidak?

***

#quotes
#Monday
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
#day45

#CleverNotes
Clever Class, Cilacap, 15 Oktober 2018: 05.42.
Ibu Jesi.

***

Postingan ini juga disertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community

#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity
#Day3

****

Sumber referensi:
- https://tulisanterkini.com/artikel/artikel-ilmiah/9154-pengertian-profesi-guru.html
- https://www.google.co.id/amp/s/news.okezone.com/amp/2018/08/17/1/1937871/ini-4-kompetensi-yang-harus-dimiliki-anak-di-abad-21

Lifestyle Blogger

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

19 komentar

Write komentar
15 Oktober 2018 09.20 delete

Menjadi guru harus sabarr y mbaa
Salut buat semua teman2 guruu

Reply
avatar
15 Oktober 2018 10.16 delete

Waaaah saya angkat tangan mah kalau ditawari jadi guru. Kudu sabar dan punya dasar microteaching yang bagus

Reply
avatar
Ncsuryani
AUTHOR
15 Oktober 2018 11.08 delete

Dulu profesi sng guru formal, sekarang resign dan jadi guru non formal buat anak sendiri.

Semangat untuk teman2 guru, smg jd amal jariyah ya...

Reply
avatar
Ncsuryani
AUTHOR
15 Oktober 2018 11.08 delete

Dulu profesi sng guru formal, sekarang resign dan jadi guru non formal buat anak sendiri.

Semangat untuk teman2 guru, smg jd amal jariyah ya...

Reply
avatar
15 Oktober 2018 11.14 delete

Cita-citaku dulu menjadi guru..

Tapi memang harus sabar dan kreatif ya, biar anak didiknya jadi pinter..

Reply
avatar
Lia Yuliani
AUTHOR
15 Oktober 2018 11.15 delete

Menjadi guru berarti berbagi kebaikan.

Reply
avatar
Sofia Yuliani
AUTHOR
15 Oktober 2018 12.24 delete

Saya juga guru. Bismillah smg kita bisa sabar dan bernilai ibadah. Hehe...

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
15 Oktober 2018 12.36 delete

Setuju! Mari kita sama-sama belajar

Reply
avatar
15 Oktober 2018 12.43 delete

Menjadi guru memang tak mudah, tapi banyak pelajaran berharga tentunya... Semangat ^^

Reply
avatar
Sulis sha
AUTHOR
15 Oktober 2018 12.54 delete

Jadi kangen ngajar lagi...tapi kmrn dapet curhatan dari temen, katanya jadi guru sekarang banyak bikin laporannya, ngajarnya sedikit hahaha

Reply
avatar
Erin Herlina
AUTHOR
15 Oktober 2018 13.08 delete

Aku juga pernah jadi guru les mba waktu kuliah, dan itu pekerjaan yang tidak mudah. Apalagi harus menghadapi karakter anak-anak yang lagi senang-senangnya main. Alhasil aku harus cari cara mengajar yang menyenangkan.

Reply
avatar
Ratna
AUTHOR
15 Oktober 2018 13.46 delete

Salut buat para guru yang dengan sabar menghadapi muridnya dengan berbagai macam karakter dan tingkah laku mereka.

Reply
avatar
15 Oktober 2018 16.50 delete

Cita-cita saya dulu bergelut di dunia pertanian.kalau akhirnya sekarang saya malah jadi guru jiga,ya udah.dinikmati hehehe...

Reply
avatar
Reas Asllan
AUTHOR
15 Oktober 2018 18.14 delete

salut untuk para guru yang juga membantu mendidik anak-anak bangsa....

Reply
avatar
15 Oktober 2018 22.01 delete

Menjadi guru zaman sekarang tambah berat tantangannya dengan derasnya gempuran negatif dari gawai. Dibutuhkan kerja sama antara orang tua murid dan guru untuk mendidik anak, tidak bisa hanya guru saja.

Reply
avatar
15 Oktober 2018 22.32 delete

Jadi guru harus telaten Dan inovatif ya, Mba salut Sama guru,terasa setelah jadi guru juga harus hadepin anak, karakternya beda-beda.

Reply
avatar
innaistantina
AUTHOR
16 Oktober 2018 08.06 delete

selalu salutttt dengan profesi guru! kerennnn mb! terimakasih untuk jasa-jasa luar biasanyaaa

www.innaistantina.com

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
16 Oktober 2018 10.06 delete

semangat ya bu guru..

Reply
avatar
17 Oktober 2018 05.58 delete

Hidup Guru!

Saya juga guru yang hampir pensiun hehehe...

Yakinlah menjadi guru itu nikmat dan selalu merasa nano-nano. Semangat ya.

Reply
avatar