Tahu dan Tape

09.21

TAHU DAN TAPE
Oleh Betty Irwanti

"Tahu dan Tape" adalah makanan favorit rekanku, teman satu pendidikan. Cerita ini sudah lama kusimpan dan tidak kupublikasikan, sejak delapan tahun yang lalu. Apakah Anda cukup penasaran? Jawabnya, bisa iya bisa juga tidak.

Oke! Jadi, ceritanya begini.

Panggil saja dia, Samin. Samin bertugas di Armada Pelabuhan Divisi Pangkalan TNI Angkatan Laut. Dia baru saja dimutasikan tugas oleh atasannya ke bagian Kapal Selam Angkatan Laut. Tempat tugas yang sama denganku saat ini.

Mutasi tugas itu sangat tiba-tiba. Itu membuatnya pergi tanpa persiapan ataupun prosesi pamitan kepada teman-temannya, itu menurut ceritanya pada suatu hari.

Menurut desas-desus yang kudengar, ada dugaan kuat kalau dia dipecat dari kesatuannya atas tuduhan menenggelamkan kapal selam bersama awaknya. Kenapa bisa?

Aku penasaran, bahkan saat penasaran. Beberapa hari aku harus banyak mengumpulkan informasi penyebab dimutasikannya Samin.

Pada suatu hari, aku melihat ada seorang tamu yang mendatangi Kepala Kantor Pelabuhan. Saat kutanyakan apa maksud kedatangannya, dia bilang akan mengadakan wawancara khusus dengan Samin. Aku semakin penasaran. Apakah ini perihal Samin?

Aku mempersilakan dia duduk di kursi tamu ruangan Kepala Kantor, kupanggilkan Samin. Aku menguping dibalik pintu, meski tidak begitu jelas. Saat diwawancarai di dalam ruang kantor Kepala Pelabuhan, dia ditanyai serius oleh atasannya.

Beberapa saat kemudian, muncul beberapa tamu lain. Mereka mengaku sebagai wartawan yang juga ingin mewawancarai Samin. Aku menjelaskan bahwa yang mereka maksud sedang menemui tamu di ruangan Kepala Kantor.

Beberapa saat menunggu, Samin keluar dari ruangan bersama tamu tadi dan Pak Kepala Kantor. Sontak beberapa wartawan yang duduk bersamaku beranjak dan siap merekam apa yang dia katakan.

Dia mengaku tidak bersalah.

"Bagaimana kronologis kejadian tenggelamnya kapal selam itu, Pak Samin?" tanya seorang wartawan kepada Samin.

Si Samin menjawab dengan muka tenang, “Waktu kejadian kapal selam itu tenggelam, saya malah sedang bebas tugas, dan sedang bersiap untuk tidur. Saya habis kekenyangan makan tahu dan tape."

“Lantas apa yang Anda lakukan sebelum tidur?” tanya wartawan yang lain.

“Ya seperti kebiasaan di kampung. Habis makan saya kegerahan. Lalu, saya buka jendela sebelum tidur. Habis di kapal selam tidak ada AC sih!!", jawabnya dengan santai.

Seisi ruangan kaget dengan jawaban si Samin. Lalu tertawa bersama.

Jadi, semua gara-gara tahu dan tape?

*

#357kata
#komunitasonedayonepost
#ODOP_6
#day52

#CleverStory
Clever Class, Cilacap, 22 Oktober 2018: 09.15.
Ibu Jesi.

**

Postingan ini juga disertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community.

#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity
#Day10

***

Lifestyle Blogger

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

17 komentar

Write komentar
22 Oktober 2018 10.02 delete

Hehe, bukan karena kekenyangan makan tahu dan tempe ini mah. Tapi karena pak Samin nya kreatif bingits :D

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
22 Oktober 2018 12.14 delete

Hahaha...lucu bun

Reply
avatar
Ncsuryani
AUTHOR
22 Oktober 2018 14.12 delete

Tahu dan tape atau tahu dan tempe mbak?

Ff nya lucu 😊

Reply
avatar
Reas Asllan
AUTHOR
22 Oktober 2018 14.52 delete

tahu dan tape? hehhehe...sedikit koreksi mbak, pak samin bilangnya "tahu dan tempe"

Reply
avatar
22 Oktober 2018 16.00 delete

wkwkwk unik banget ini ceritanya

Reply
avatar
22 Oktober 2018 17.21 delete

Saya mulai koleng. Tak edit yess. Makasih ya

Reply
avatar
22 Oktober 2018 20.00 delete

Ya terang aja tenggelam,pak. Buka jendela di kapal selam. Wkwkwk...

Reply
avatar
liesdiana
AUTHOR
22 Oktober 2018 20.19 delete

Ha ... ha... ha...

Reply
avatar
Ratna
AUTHOR
22 Oktober 2018 21.10 delete

Semula aku pikir karena makan tahu dan tempe, ternyata tahu dan tape...

Reply
avatar
22 Oktober 2018 22.02 delete

Awalnya masih bingung kisahnya. Setelah sampai bagian akhir baru ngakak mbak. Ternyata karena jendela kapal selam dibuka ��

Reply
avatar
23 Oktober 2018 11.51 delete

Hahahah...
Pak Samin pak Samin...
Ada-ada aja..
Bikin ngekek nih mb.

Reply
avatar
Sulis sha
AUTHOR
23 Oktober 2018 23.10 delete

Ceritanya lucu. Kupikir ending ya rada2 serius gitu. Ternyata malah lucu. hahaha

Reply
avatar
Muyassaroh
AUTHOR
24 Oktober 2018 14.38 delete

Haha.. bisa aja bikin beginian, Mbak :D

Reply
avatar
Yuliyani
AUTHOR
24 Oktober 2018 21.03 delete

Oalah, pak Samin, Pak Samin. Haha ....

Reply
avatar
24 Oktober 2018 21.58 delete

Saya sih terhibur baca ceritanya. Lucu, Mbak. Biar ada selingan, jangan baca yang serius melulu......

Reply
avatar