My Special Day

11.50 2
My 32rd Birthday
Oleh Betty Irwanti


Hari ini, 29 Januari. Hari kedua sebelum akhir bulan di awal tahun 2019. Rasanya biasa saja, mungkin karena belum lama merasakan euphoria genapnya Bebi Jesi yang kedua di tanggal 17 bulan ini juga. Sebelum itu, juga adik laki-laki yang kucinta genap di usia yang sudah bisa dibilang dewasa.

Meski rasanya biasa, hari ini tetap selalu menjadi My Special Day. Masih kuigat dengan jelas, saat tahun lalu anak murid memberikan kejutan hadiah kue dan mereka memberikannya di awal pagi saat memulai kelas. Hari ini pun, menjadi istimewa. Mereka menyalamiku dan memberikan ucapan, membuatku terharu.

Haru biru hariku ini, dimulai saat Ayah Jose memberikan ucapan. "Do'a terbaik untuk isteriku yang terbaik." juga ucapan dari sahabat terbaikku yang begitu kurindukan. Semoga weekend besok bisa ketemu ya.

Haru semakin membuncah juga dengan mengakirnya ucapan melalui WA jalur pribadi, atau WA grup, dan media sosial lainnya. Do'a sebaliknya semoga semua diberikan yang terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat selanjutnya.

At My Special Day, aku ingin merekap ucapan yang masuk, mungkin suatu saat bisa jadi sumber inspirasi ucapan selamat ulang tahun. Maafkan postingan gaje ini, campur aduk rasa bisa jadi penyebabnya. (Heehee.

Adakah yang mau menambah list ucapan di bawahnya?

1. Ayah Jose, 😍Selamat tambah umur... Semoga sehat selalu dan sukses dalam segala hal...doa terbaik untuk istri yg  terbaik.

2. Miah, "Doa terbaik untuk sahabat terbaik,"

3. Om Ryan, "Happy birthday Ibu jessi! Wishing you have a long and healthy life full of joy and happiness."

4. Tante Hayyu, "Barokallah fii umrik mb betty .. Doa terbaik utk mu .. Moga ttp sehat . bahagia . dan penuh keberkahan . murah rejekii .. Aamiin,"

5. Tante Erny, "Selamat ulangtahun Bu Jessi...semoga panjang umur sehat selalu..makin. Bnyak Lgi buku2 yg ditulis...pokonya rejekinya lancar terusπŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜Š"

6. Putri Risdiani, "Barakallah fii umrik mak @⁨Betty Cleverona Joko⁩ 😘😘"

7. Tiara Isprandini, "Wahh ada yang ulang milad ya 😍😍 @⁨Betty Cleverona Joko⁩   barakallah mba 😘😘,"

8. Affudli Firdaus, "Waaahh ada yang tambah senior πŸ˜‚happy besdei mak @⁨Betty Cleverona Joko⁩ wish u all the best,"

9. Hamid Ihsanudin, "Wah ada yang gugur lagi hitungan angka hidupnya di Lauhul Mahfudz sana. Semoga umur yang telah terlewati Allah ampuni salah dan khilaf, dan usia yang akan dijalani Allah mudahkan dan berkahkan. Aamiin. Doa terbaik untuk Mak @⁨Betty Cleverona Joko⁩,"

10. Mom Dina, "Wah mak guru bety ultah, moga tambah sukses, sehat selalu 😘😘,"

11. Nani Herawati, "Barokallahu fiik.. Mak Bet..😍
Baby Jesi apa kabar?"

12. Dayu Annisa M, "Sanah helwa Mba Betty,"

13. Beb Sri Jo, "Happy birthday ibunya jesi. Panjang umur, sehat selalu. Aamiin,"

14. Ika Sulis, "Met milad...Barakallahu Fii umrik Bu Betty...SMG Sukses slalu...aamiin,"

15. Rufaida Ayu Ardiningrum Kmo15: Barakallahu fii umrik mba pije sayang @⁨Betty Cleverona Joko⁩

16. Ririn Setya Kmo15: Selamat hari lahir ibuk PJ  πŸ˜. Semoga berkurangnya umur bertambah juga iman, sehat lahir batin dan jadi madrasah untuk anak-anaknya. 🀲🏻🀲🏻😍

17. Rullani Indra Gartika Kmo15: Selamat ulang tahun Bu PJ, panjang umur, sehat, dan berkah selalu di umur yang baru😘😘

18. Roza Asmilda Kmo15: Selamat ulang tahun mba betty πŸ’£πŸ’₯πŸ’ž

19. Diana Aisyah Menyulam: Barokalloh fii umrik mba @⁨Betty Cleverona Joko⁩πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

20. Romadhini Putri Wulandari Kmo15: Selamat bertambah usia Mba PJ kesayangannya kelompok 13 @⁨Betty Cleverona Joko⁩ πŸ’šπŸ’š, semoga selalu di limpahi keberkahan oleh Allah. SWT, aamiin.. πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

...

Clever Class, Cilacap, 29 Januari 2019
Ibu Jesi genap 32 tahun

Gambar: kue kejutan dari anak murid, tahun lalu. Hari ini ada nasi rendang spesial warung makan Selera Nusantara depan sekolahan. (Hehe

Petani Cilacap Teyeng

22.55 1
Lapak Petani
Oleh Betty Irwanti

*


Bapak saya petani. Mamak saya petani. Jadi, saya adalah anak petani. Petani dari sebuah desa di salah satu kabupaten pesisir selatan Pulau Jawa nan luas ini.

Menjadi petani, jelas tidak mudah. Apalagi jika berada di daerah yang mengandalkan tadah hujan. Bisa menanam padi saat musim hujan, atau mengambil air dari sungai terdekat jika air sawah mengering tapi padi sudah terlanjur ditanam. Begitulah payahnya menjadi petani dari zaman ke zaman.

Payahnya lagi, saat musim tanam hampir berakhir alias siap panen kadang hama menyerang atau cuaca kurang mendukung. Banyak diantara mereka yang gagal panen, ataupun harus panen dini karena takut tidak bisa panen sama sekali. Jika sudah begini, bagaimanakah nasib para petani, seperti Bapak dan Mamak saya?

Entahlah, hampir 30 tahun lebih menjadi anak petani rasanya cukup untuk saya memahami jerih payahnya Bapak dan Mamak selama ini. Menjadikan saya selalu berkaca diri, bahwa saya bukanlah siapa-siapa. Saya hanyalah rakyat biasa. Saya hanyalah anak petani biasa. Jadi, jangan pernah junjung saya terlalu tinggi atau memandang saya terlalu rendah. Karena hidup itu hanya sawang sinawang.

Lalu, apa maksud saya menulis ini? Setelah sekian lama saya membiarkan blog saya kosong melompong. Tak lain adalah karena saya tertarik dengan poster yang saya pakai di postingan saya ini.

"Ayo kunjungilah Lapak Petani. Melalui Lapak Petani Kita Sukseskan Bangga Mbangun Desa Menuju Petani Sejahtera."

"Panene Dhewek, Adol Dewek. Rega Murah, Ati Bungah. (Panen Sendiri, Jual Sendiri. Harga Murah, Hati Bahagia)"

Poster itu memberitahukan info #PetaniCilacapTeyeng, Petani Cilacap mampu menyediakan hasil panenan petani berupa: sayuran segar, buah-buahan segar, telur dan ayam dan daging ayam serta beras. Event ini digelar besok, Jumat-Sabtu tanggal 25-26 Januari 2019, di depan Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap, Jalan Rinjani dekat GOR Wijaya Kusuma.

"Tekani, Tukuni (Datang dan Beli)"

Do not miss it! Bagi saya ini info kece yang layak dibagikan. Karena beginilah seharusnya petani dimudahkan dalam menjual hasil panen. Beginilah seharusnya pembeli bisa dengan mudah mencari pilihan kebutuhan dasar berupa bahan makanan dengan harga murah (baca, terjangkau).

Tapi, ya tidak kemurahan juga. Seperti harga buah naga yang katanya sekarang lagi miring semiring-miringnya. Sampai ada berita yang mengabarkan bahwa ada petani yang kecewa sampai gemlethek (Bahasa Indonesianya, geregetan) dan kalap membuang panenan buah naganya ke sungai. Katanya biar banjir buah naga. (ini berita hoax bukan ya?)

Maafkan jika tulisan saya tidak nyambung dari atas sampai bawah. Intinya saya sedang pemanasan, meski sekarang ini sudah malam. Oke, sekian dulu.

Maafkan ya, ini postingan bukan iklan. Jadi, dilarang menafsirkannya macam-macam. Apalagi yang nulis ini hanyalah anak petani biasa yang tidak pernah kemana-mana. Naik pesawat saja belum pernah adanya. (Eh. Heheh

Oke, lagi. Selamat malam. Selamat membaca. Sukses untuk Lapak Petani #PetaniCilacapTeyeng

Bangga jadi Pribumi Cilacap City
Bangga jadi anak Petani

**

@Rumah Clever Cilacap, 24 Januari 2019: 22.51
Hbd-5 (Ibu Jesi)
Nyi Bejo Pribumi Luhur
Member Banyak Komunitas Menulis
My Star is My Spirit

***




Jejak Karya Ibu Jesi di Tahun 2018

21.54 1

Lebih dari 17 Karya
Oleh Betty Irwanti

Betty Irwanti atau biasa disapa Betty, lahir di Cilacap pada tanggal 29 Januari. Sebentar lagi istri dari Joko Septiono ini akan genap berusia 32 tahun. 

Mulai tertarik dengan dunia menulis sejak SMA, tetapi baru berani mengikuti event pada tahun 2016 saat ia hamil besar anak pertamanya (Cleverona Bintang Aljazira).

Pertemuan dengan sahabat lama adalah pembuka jalan di dunia yang sangat baru baginya. Sampai kemudian ia juga bertemu dengan satu kelas perdana yang membuatnya semakin yakin untuk menekuni dunia kepenulisan.

Akhir tahun 2017 ia mengejar banyak kelas berbayar. Rupanya dari sini segala hal dimulai. Bergabung di berbagai komunitas, membuatnya mengenal pergaulan sesama penulis yang sudah malang melintang.

Tahun 2018 ia bersiap menerima tantangan-tantangan. Mulai dari KMO Batch 13 yang membawanya menjadi salah satu dari 13 peserta terbaik. Lebih dari itu, saat mengikuti Tantangan Menulis Basagita, bahkan ia berhasil menjadi runner up.

Akhir tahun 2018 pun ia tutup dengan manis. Sertifikat ketiganya ia lengkapi dengan predikat sebagai peserta terbaik Kelas Fiksi ODOP Batch 6.

Kurang lebih setahun, Ibu Jesi memulai langkahnya sebagai penulis. Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT tak henti ia ungkapkan atas segala kemudahan. Sudah ada 10 karya Antologi yang cetak di bawah berbagai naungan komunitas, mayoritas masih terbit indie.

Baru ada satu yang sudah terbit mayor dan nangkring di Gramedia seluruh Indonesia. Baru ada satu juga yang sudah bisa di downlod versi e-booknya.

Sudah Cetak:
1. My Little Detective (Rising Star)
2. 25 Dongeng Dunia Peri (Rising Star)
3. Love in Conflict (Rising Star)
4. Tahukah Kamu (Wonderland)
5. The Destiny (Rising Star)
6. Ya Rabbi Izinkan Kami Memiliki Buah Hati (Tinta Medina) (eL Hidaca)
7. Hidden Treassure (Rising Star)
8. Keajaiban Sedekah (KMO)
9. Anatomi Tubuh Manusia (Wonderland)
10. Mom Preneur (Pejuang Literasi)

E-book: 55 Tokoh Dunia yang Terkenal dan Berpengaruh Sepanjang Zaman (Scritto) (Wonderland)

Sudah PO: Tutti Frutti New Mommies (Pejuang Literasi)

Sedang PO:
1. Chamomile Tea for Awesome Teachers (Wonderland)
2. Story of my Wedding (Pejuang Literasi)

Sedang Proses:
1. TMB Basagita
2. Menyulam Aksara: Cinta Pertama Pada Menulis (KMO)
3. Anti Bully (eL Hidaca)
4. Nubar Kepompong Area Sumatera

Dan beberapa lagi yang masih menunggu kabar kelanjutannya.

Jika di tahun 2018 ia sudah berhasil mencetak buku pertamanya. Pencapaian yang di luar ekspektasinya hingga mencapai lebih dari 17 karya, meski masih antologi bersama rekan penulis lainnya.

Memasuki tahun 2019 niatnya sederhana saja, menerbitkan buku solo perdananya. Mengurangi aktifitas ikut kelas yang menguras, (cukup menjadi PJ saja) karena ia pun harus mengejar tugas menulis untuk persiapan kenaikan pangkat dalam jabatan dinasnya.

Menerbitkan buku solo perdananya juga merupakan salah satu cara untuk melengkapi persyaratan hitungan angka yang ingin coba ia ikhtiarkan sebagai pengalaman. Semoga bisa terealisasi dan menjadi jalan.

Bismillah. Semangat tahun baru. Semangat buku baru. Semangat kerja baru. Semangat yang selalu terbarukan.

Salam santun dari Ibu Jesi, Ayah Jose (Joko Septiono) dan Bebi Jesi (Cleverona Bintang Aljazira).

#2019BukuSoloAamiin

@RumahClever, Cilacap, 1 Januari 2019: 21.37.
IBU JESI
Nyi Bejo Pribumiluhur
Guru bi(a)sa