5 Huruf, 2 Kata, Beda Makna

04.50

5 HURUF 2 KATA, BEDA MAKNA

Pada suatu hari saat jam istirahat, saya dan beberapa rekan sedang berada di ruang guru. Ada anak kelas 1 yang lapor ke bugurunya, gini.

"Bu, itu ada yang lagi gulet?"
Seisi kantor bingung. Buguru yang dimaksud si Anak menjawab, "Gulet apa gulat?"

Giliran anaknya yang bingung. Teman yang menemaninya ikut berbicara, "Gelut, Bu. Bukan gelut?"

Pak guru dan bu guru di ruangan sontak tertawa, termasuk aku. Aku sangat merasa lucu dengan anak yang laporan itu. Termasuk dua kata, gulet dan gelut.

Gulet itu belum terdefinisikan maksudnya apa, tapi kalau gelut itu ya sama maksudnya dengan berantem gitu lah. Khas anak kecil yang kesenggol dikit terus marah-marah. Jadilah salah paham.

Dan setelah didekati ke kelas, mereka yang dilaporkan gelut ternyata hanya sedang bermain saja. Tidak gelutan (tidak berantem). Benar kan, hanya salah paham. Yang laporan sudah keburu baper duluan.

Mungkin karena masih kelas satu ya, jadi khas banget kalau sedikit-dikit laporan, sedikit dikit laporan. Bu gurunya sudah paham.

Sama seperti ketika sedang nenulis di papan tulis, "Bu Guru nutupi?"
Bu gurunya akan bergeser sambil berkata, "Iya, maaf. Badan Bu Guru memang besar." Eh, hehe.

Oke. Dari cerita itu kemudian aku jadi ingat dengan status yang kupasang kemarin di FB. "Menulis adalah caraku mengatakan apa yang tidak bisa kukatakan secara lisan." Artinya, ketika aku tidak bisa menyampaikan apa maksudku dengan perkataan aku lebih memilih menjelaskannya dengan tulisan.

Ketika aku tidak sempat berbicara dari hati ke hati dengan suami, aku memilih menuliskannya di WA grup yang isinya hanya berdua untuk menjelaskan segala sesuatunya. Meski dibacanya entah kapan, minimal ada usaha untuk membuka komunikasi dengan baik. Sepanjang hari dipenuhi jam kerja, itu yang membuat intensitas komunikasi secara langsung hanya bisa dilakukan saat malam hari.

Oke. Come back to topik. 5 huruf 2 kata, beda makna. Menyambung tulisan di atas. Ada kata tulis dan baper, silakan dicari ada dimana mereka berada sebelum ini.

Kata yang pertama yaitu tulis. Ada kata yang serupa, misalnya sulit. Kata yang kedua yaitu baper. Ada kata yang mirip, misalnya caper. Tulis dan sulit. Caper dan baper. Keempat kata itu jelas mempunyai makna yang sangat berbeda.

***

Tulis dan Sulit adalah dua kata yang berasal dari 5 huruf serupa. Tapi keduanya mempunyai arti yang jelas sangat berbeda.

-
-
Tulis
Sulit

Hurufnya sama. Susunan vokalnya sama. Hanya konsonannya yang dibalik dari belakang?

Percayakah?
Sulit- Tulis
Vokal u dan i
Sulit konsonan s,l,t
Tulis konsonan t,l,s

Hanya dibalik?
-
-

Silakan tulis tentang apapun, tapi jangan sampai apa yang kamu tulisan itu membuat orang lain menjadi sulit.

Demikian juga sebaliknya, silakan tulis tentang apapun. Tapi, jangan sampai apa yang kamu tulis itu membuat dirimu sendiri menjadi sulit.

Tulis apa yang bermanfaat. InsyaAllah akan jadi berkat (barakah)

Aamiin.

***

Baper dan caper adalah dua kata yang berasal dari 5 huruf serupa. Tapi, lagi-lagi keduanya mempunyai arti yang jelas sangat berbeda.

-
-
Baper
Caper

4 hurufnya sama. Susunan vokalnya sama. Hanya konsonannya yang paling depan saja yang berbeda.

B-aper
C-aper

L-aper (laper). Eh, hehehe

Hanya diganti huruf paling depan, kan?
-
-

Baper dan caper sepengetahuan saya itu bahasa gaul ya, bahasa pergaulan sehari-hari. Baper itu bawa perasaan, caper itu cari perhatian.

Bila dikaitkan dengan tulis dan sulit maka bisa juga dirangkaikan menjadi sebuah kalimat, misalnya begini.

Silakan cari perhatian (caper) seperti apapun, tapi jangan sampai apa yang kamu lakukan itu membuat orang lain menjadi bawa perasaan (baper).

Atau bisa juga begini, silakan cari perhatian (caper) seperti apapun. Tapi, jangan sampai apa yang kamu lakukan itu membuat dirimu sendiri menjadi baper (bawa perasaan).

Lakukan apa yang bermanfaat. InsyaAllah akan jadi berkat (barakah)

Aamiin.

***

Baiklah. Mungkin segini dulu. Bisa dilanjutkan kapan-kapan. Maafkan jika tulisan ini mulai tidak karuan. Bukan, bukan karena apapun. Ini karena diri saya sendiri, bukan karena siapapun.

Saya mencoba belajar menulis tentang apapun. Siap menerima kritik dan saran, bukan hujatan kebencian apalagi nyinyiran. (Eh, hehehe).

Ini sebagai catatan harian saya saja, dengan tagar #CleverNotes.

Rumah Clever, Cilacap, 2 September 2018: 04.20
Ibu Jesi

****

Lifestyle Blogger

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
innaistantina
AUTHOR
2 September 2018 05.48 delete

Nah saya kalo laper biasanya baper mb :D


www.innaistantina.com

Reply
avatar
2 September 2018 07.14 delete

temenku berwajah bulet tapi perutnya bulat.....hehebe tulisanmu hebat !!!

Reply
avatar
2 September 2018 09.44 delete

Ha...ha.. kalau kami sering pakai kosa kata gulet. Yg kami maksud kemana mana ikut. Biasanya anak kecil yang nempel terus.

Reply
avatar