Promo Antologi Keduapuluhempat Ibu Jesi

11.30
Masih ada hubungannya dengan mimpi. Tidak lama setelah aku memposting tulisan sebelumnya. Saya tutup blogger. Pindah Fb. Di Fb aku dapat postingan sekeren ini. Ini dia yang membuatku membuka blogger via browser kemudian.

Repost from Fb Dandelion Authors




Judul: Rindu
Penulis: Amazingdhee, dkk
Penerbit: Dandelion Publisher
Dimensi Buku: 14x20
Harga PO: 67.000 (23 September - 5 Oktober)

Blurb

Terdengar suara manja dan cerewet di ujung ponsel. Aku menunduk, lalu tersenyum. Toh, seberapa pun besar sayang dan rinduku, tak cukup membuatmu memperjuangkanku di depan gadis kecil itu. (Aku dan Kamu - Amazingdhee)


Dia adalah sosok yang selalu aku inginkan. Tetapi Ibu menolaknya. Hatiku sakit sekali ketika tahu pasanganku telah tiada. (Tak Tersampaikan - Steffi Budi Fauziyah)


Aku terperangah. Tanpa sadar mataku berkaca-kaca. Detak jantungku berdebar hebat. Apakah kau akhirnya menemukan handphone yang aku selipkan di samping pembaringan terakhirmu? (Whatsapp - Rita Nurfatimah)


"Kita pulang saja, Bu, sebelum hujan semakin deras." Daris merangkul Mitha, meraihnya ke dalam pelukan. Sepasang suami istri itu berjalan menjauh, meninggalkan nisan yang basah diterpa air hujan. (Azalea – Sheila Mu)


Ungkapan rasa rindu seringnya tak bisa diungkapkan lisan. Begitu kelu, rindu pun harus rela menghuni ruang hati tanpa terucapkan. Lewat kumpulan Fiksi Mini bertajuk Rindu ini, ungkapan rindu coba para penulis tuturkan pada mereka yang telah pergi, pada harapan-harapan yang telah pupus, pada kenyataan–kenyataan pahit setelahnya.

Buku ini mengajak kita merindu bersama, tertegun sejenak, hingga terkesiap. Bahwa rindu, bahkan bisa mematikan logika atau justru membangkitkan sejuta harapan. (Virlyana Rahman - Content Writer dan salah satu penulis Buku The Great Muslimah)


Membaca fiksi mini yang terhimpun dalam antologi berjudul “Rindu” membuat saya seolah berada dalam rumah makan yang menyediakan banyak menu. Penulis mengungkapkan makna rindu dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Menyentuh dan mengharu biru. Sekilas saya diajak berjalan-jalan untuk mengenalkan rindu tak selamanya menyenangkan, tetapi juga menyakitkan dan terkadang mencipta harapan baru. Rindu memang bikin pilu. Herannya banyak yang menunggu. (Malica Ahmad- Freelancer, Content Writer dan Blogger)


Penulis

Amazingdhee|Steffi Budi Fauziah|Rita Nurfatimah|Maulina Fahmilita|Siti Jariyah|Sarah Nurul Fadillah|Dian Erha|Masdalifah|Mila Athar|Erwina Rudyastuti|Nurcahyani Dewi|Retno Proboningrum|Asri Mulyatin|Dede Rostiana|Desy Lisnayanti|Ev Sare|Ihwada As’ad|Ika Rasyid|Ummu Arrahma|Nurul Tristiati|Umi Muthi' Lathifah Fajri|Utami Nilasari|Uun|Atik Setyaningsih|Lenny S Rimba, BSc|Mimin Widjanarko|Sheila Mu|Irena Frieda|Meti Suryati|Wahyu Eka Puspita| Betty Irwanti

Coba di mana nama Ibu Jesi?

Apakah kerinduan mereka seperti rindu yang membelit raga Kakak Author semua? Temukan jawabannya dalam buku Rindu ini.



Silakan hubungi Ibu Jesi ya, sebagai juru penulis buku ini untuk pemesanan. Terima kasih, Kak.

Salam Literasi

#Rindu
#fikmin
#dandelionpublisher
#dandelionauthor
#indie

Lifestyle Blogger

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

8 komentar

Write komentar
27 September 2019 12.53 delete

Waw saya jadi tertarik. Mudah2an bisa bereproduksi cerpen lagi

Reply
avatar
Lia Anelia
AUTHOR
27 September 2019 14.47 delete

Mantap. Terus berkarya Ibu jessi, sukses selalu... 🥰

Reply
avatar
27 September 2019 18.00 delete

bahagia jika karya sudah menjadi buku

Reply
avatar
Aysafitri114
AUTHOR
27 September 2019 20.32 delete

Rindu tak kunjung temu

Reply
avatar
Yoharisna
AUTHOR
27 September 2019 22.15 delete

Jadi semangat menulis buku juga. Hebat mb..

Reply
avatar
maria8181
AUTHOR
28 September 2019 06.23 delete

Semangat menulis buku antologi mba..

Reply
avatar