Solusi Mengurangi Polusi Udara Ala Ibu Jesi

09.36



#Day30
#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity


#Day30
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#PjOprecOdop7
#GrupTokyo
#DosbingNAC

SOLUSI MENGURANGI POLUSI UDARA

Tahukah kamu sebenarnya apa itu polusi?

Dilansir dari laman web sites.google.com, pengertian polusi yaitu masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Undang-undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).

Pengertian polusi erat kaitannya dengan polutan. Polutan adalah Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan baik (Pencemaran Udara, Tanah, Air, dsb). Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat rnemberikan efek merusak.
Polusi artinya pencemaran, bisa pencemaran udara, suara, air, lingkungan dan lain-lain.
Sedangkan polutan itu bahan yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan, contohnya asap, sampah, bahan berbahaya, dan lain-lain.

Jenis – jenis Polusi dan contohnya :

  1. Polusi Tanah. Contoh : Sampah, Pembuangan limbah pabrik, Pembuangan limbah pertanian
  2. Polusi Air. Contoh : Zat detergen , Zat limbah pabrik ,
  3. Polusi Suara. Contoh : Orang ribut , Suara kereta api, Mesin motor, Suara petir
  4. Polusi Udara. Contoh : Asap kendaraan roda dua dan roda empat ,  asap pabrik industri
  5. Kontaminasi Radioaktif. Contoh : Tenaga nuklir yang bocor, Limbah radio aktif
  6. Polusi Foto. Contoh : Lampu penerang foto buatan


Berita viral beberapa waktu belakangan ini adalah bencana kebakaran hutan yang menyebabkan polusi udara di sebagian besar daerah di Indonesia bahkan sampai ke negara tetangga. Warga yang terkna dampak polusi udara terlihat hampir semua memakai masker saat harus ke luar dari rumah mereka. Hal itu dilakukan untuk mencegah serangan penyakit ISPA yang sangat mungkin terjadi.
Tidak hanya ISPA saja yang bisa menyernag, bahkan sudah banyak yang meninggal dunia karena terpapar polusi udara serupa kabut asap ini. Lantas, apakah kita hanya bisa diam saja? Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi polusi udara di sekitar kita?

Kamu bisa lakukan 7 langkah ini sebagai solusi mengurangi polusi udara:

Jalan Kaki

Jalan kaki itu murah dan menyehatkan. Cobalah berjalan kaki 1000 langkah setiap hari, atau bahkan sampai 10.000 langkah, seperti yang dikampanyekan oleh salah satu produk susu kesehatan selama ini.

Cobalah sekali-kali jalan kaki menuju tempat kerja. Seperti Ibu Jesi yang sellau jalan kaki menuju tempat kerjanya. Meski jarak yang ditempuh cukup dekat, ini sangat membantu mengurangi polusi udara.

Bayangkan jika kota besar yang terpapar polusi udara menerapkan hal ini, mungkin Jakarta akan lepas dari masalah kemacetan dan polusi yang luar biasa.

Jangan malas dan jangan takut lelah! Berjalan kaki sebaiknya dilakukan selama 30 menit dalam sehari. Namun, agar tubuhmu tidak kaget, coba dulu jalan kaki selama 10 menit per sehari. Setelah terbiasa, secara bertahap tingkatkan durasinya.

Bersepeda

Kalau tidak jalan kaki, Ibu Jesi biasa bersepeda ke tempat kerjanya. Atau jika ia ingin pergi ke manapun dia mau, jika masih dalam jarak yang bisa dijangkau, ia akan memanfaatkan sepedanya. Sepeda mini warna hijau tosca senantiasa mengiringi setiap perjalanannya.

DokterSehat.Com mengatakan, manfaat bersepeda hampir sama tak berujungnya dengan jalur yang Anda lintasi. Bersepeda adalah olahraga yang sehat, berdampak rendah yang dapat dinikmati semua usia, dari anak kecil hingga orang dewasa yang lebih tua. Bersepeda juga menyenangkan, murah dan bagus untuk lingkungan karena tidak mencemari lingkungan.

Berbelanja untuk bekerja atau berbelanja adalah salah satu cara paling efisien waktu untuk menggabungkan latihan rutin dengan rutinitas sehari-hari Anda. Diperkirakan satu miliar orang naik sepeda setiap hari – untuk transportasi, rekreasi, dan olahraga di seluruh dunia.

Gunakan Kendaraan Umum

Menurut laman web, mediaindonesia.com, membiasakan jalan kaki dan menggunakan alat transportasi umum, kita tidak hanya telah berkontribusi dalam merawat lingkungan khususnya penurunan kadar polusi udara.

Selain itu, kita telah merawat kesehatan diri sendiri, dengan membiasakan tubuh terus bergerak sehingga tidak ada salahnya jika kita memulai melakukan hal sederhana ini dari sekarang dan ke depan juga diharapkan dapat menularkannya kepada orang lain.

Membangun kesadaran akan pentingnya jalan kaki masih belum cukup. Dibutuhkan dukungan dari pemerintah dalam pengadaan sarana dan prasarana yang memadai untuk para pejalan kaki dan pengguna kendaraan umum.

Pada akhirnya kita berharap kebiasaan jalan kaki dan menggunakan kendaraan umum dapat menjadi sebuah budaya sehingga dapat menurunkan tingkat kemacetan yang kemudian menurunkan tingkat polusi udara. Langkah konkret ini bisa dimulai dengan satu langkah pasti yang mulai dilakukan hari ini, saat ini juga.

Tanam Pohon

Tanamlah pohon agar polusi udara yang terpapar polusi bisa diuraikan oleh pohon itu sendiri. Sebab pohon akan menghasilkan oksigen yang sangat berguna untuk kehidupan manusia. Pohon sangat berguna untuk menyaring udara yang kotor karena polusi.

Pohon-pohon yang bisa kamu tanam sendiri. Menurut cnnindonesia.com penempatan rumput dan tanaman hijau lainnya secara langsung dapat mengurangi konsentrasi nitrogen dioksida (NO2) sebanyak 40 persen dan material partikel mikroskopis sebesar 60 persen, jauh lebih banyak dari yang diyakini sebelumnya.

Untuk mengatasinya, penanaman tanaman di sekitar hunian bisa jadi pilihan. Mengutip situs Green Ribbon dan Better Homes and Gardens, ada beberapa tanaman yang bisa Anda tanam untuk membantu mengatasi polusi udara, diantaranya: Sirih Gading, Herbras, Tanaman pakis, Palem Bambu, Palem Phoenix , dan Lili Paris. Gantung tanaman ini di teras rumah. Selain mempercantik, udara pun kian sehat tanpa racun.

Cegah Kebakaran Hutan

Kebakaran Hutan (Karhutla) bisa dicegah. Jika kita bisa mencegah Karhutla, maka otomatis kita akan bisa mencegah polusi udara yang merajalela.

Situs liputan6.com mengatakan, Kepala BNPB Doni Monardo meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama Panglima TNI dan Kapolri di Riau pada Minggu (15/9/2019).
Mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menekankan bahwa perilaku masyarakat harus diubah sejak dini.

Ke depan, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan juga melalui pendekatan kesejahteraan masyarakat dengan pertanian produktif. Doni mencontohkan, ada beberapa jenis tanaman produktif yang bisa menjadi alternatif untuk menumbuhkan perekonomian warga. Artinya, pertanian tersebut tidak harus membuka lahan dengan cara dibakar. Sebut saja kopi liberica, lidah buaya, cabai dan sebagainya.

"Ini masalah cara pikir manusia. Harus diubah. Mulailah menanam tanaman produktif, seperti cabai, kopi liberica, lidah buaya atau bisa juga pisang," ujar Doni melalui keterangan tertulis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Senin (16/9/2019).

Kurangi Sampah Plastik

Melansir situs cermati.com, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menginformasikan bahwa Indonesia adalah negara penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak kedua di dunia setelah China sejak tahun 2016. Tidak hanya itu, volume data sampah yang ada di Indonesia saat ini telah mencapai 66,5 juta ton selama tahun 2018 ini, dan sebagian besar berasal dari kategori sampah rumah tangga yang kebanyakan adalah sampah plastik.

Telah banyak himbauan dan aturan berkaitan tentang pengurangan penggunaan plastik yang dilakukan pemerintah namun hasilnya masih belum terlihat hingga sekarang. Memprihatikan bukan?
Jadi, jika kamu ingin anak-cucu kamu dimasa depan bisa menikmati kehidupan dengan lingkungan yang lebih sehat dan bersih maka mulailah peduli terhadap lingkunganmu mulai sekarang dengan salah satunya mengurangi penggunaan plastik.

Manfaatkan Sampah Organik

Mengutip situs mmc.kalteng.go.id, sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa makhluk hidup dan bisa terurai alami oleh bakteri tanpa adanya campur tangan manusia, namun perlu diberikan suatu bahan kimia dalam membantu proses penguraian. Dampak yang ditimbulkan sampah ini yaitu hasil pembusukan yang menimbulkan bau busuk menyengat, yang dapat menimbulkan penyakit akibat bakteri. Meskipun begitu, sampah ini tergolong sampah yang ramah lingkungan.
Sampah organik dapat digolongkan menjadi dua kategori yaitu sampah organik basah (pembusukan buah-buahan dan sisa sayuran) dan sampah organik kering (kertas, kayu, ranting pohon, dan daun kering). Keduanya memiliki manfaat bagi kehidupan sehari-hari seperti: dapat diolah menjadi kompos dan pupuk sederhana, tambahan pakan ternak, dapat dijadikan kerajinan tangan, dapat dijadikan Biogas dan listrik

Itulah 7 Solusi Mengurangi Polusi Udara, Mari lakukan mulai dari diri sendiri dan mulai secepatnya! Semangat ya!

Lifestyle Blogger

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

17 komentar

Write komentar
Aysafitri114
AUTHOR
1 Oktober 2019 09.43 delete

Ternyata ada jenis2nya juga y polusi 😃

Reply
avatar
niozaharani
AUTHOR
1 Oktober 2019 11.49 delete

Membiasakan yg tidak biasa benar2 butuh perjuangan n kemauan yg 💪

Reply
avatar
Restanti
AUTHOR
1 Oktober 2019 13.14 delete

Tambah satu lagi Bu Bet, jangan membakar sampah.

Reply
avatar
1 Oktober 2019 15.19 delete

Tulisannya padat berisi. Saya yakin mbak sepertinya sudah mengumpulkan dan riset dari jauh-jauh hari.

Reply
avatar
1 Oktober 2019 15.26 delete

sangat menarik tulisanya kak

Reply
avatar
1 Oktober 2019 16.21 delete

Bu guruuuuu ....aku suka tulisannya, selalu

Reply
avatar
1 Oktober 2019 17.01 delete

beberapa solusi sudah dijalankan, makasih sharingnya Mbak ����

Reply
avatar
Amanda Linhan
AUTHOR
1 Oktober 2019 18.38 delete

Terima kasih infonya yaa

Reply
avatar
1 Oktober 2019 21.28 delete

Ngeliat mantan dengan dia juga itu polusi ya, Bube🤭🤭

Reply
avatar
1 Oktober 2019 21.29 delete

Perlu disebarkan n diterapkan rame2 ya kak ... 😁🙏👍

Reply
avatar
catatanatiqoh
AUTHOR
1 Oktober 2019 21.33 delete

informatif sekali tulisannya, baguuus :)

masukan saja untuk merapikan alineanya agar rata kanan kiri jadi lebih enak lagi tampilannya untuk dibaca :)

salam dari Kairo, jangan lupa mampir jg ke blog saya :)

Reply
avatar
1 Oktober 2019 22.13 delete

Ini isinya riset semua ya? lumayan berat sih soalnya

Reply
avatar
Mak 'Nces
AUTHOR
1 Oktober 2019 22.13 delete

Foto di daerah mana itu mbak. Cilacap sedang banyak yang dicor jalannya ya

Reply
avatar
pamorsinta
AUTHOR
1 Oktober 2019 22.51 delete

yes, sayangi lingkungan di mulai dari diri sendiri

Reply
avatar
As Suci
AUTHOR
1 Oktober 2019 23.04 delete

Bagus kak 😊 Harua bisa menerapkan ini 😇

Reply
avatar