Me Time Ala Ibu Jesi

18.50



Bismillah
Alhamdulillah
Selamat datang September
Selamat menikmati buku solo perdana, berjudul Isa Bella
Selamat menunggu buku solo kedua, Staring judulnya.

Selamat ulang tahun untuk Septi-Septi di seluruh dunia: Septiono, Septian, Seftiana, Septi dan masih banyak yang lainnya.

Selamat datang tantangan demi tantangan yang sudah siap menyapa. Izinkan saya menulis kembali untuk dua niat sekaligus.

#Day1
#OneDayOnePost
#EstrilookCommunity

#Day1
#OneDayOnePost
#KomunitasODOP
#PJOprecOdop7
#GrupTokyo
#DosbingNAC

Selamat membaca!

CARA MENIKMATI ME TIME ALA BLOGGER

Menjadi blogger itu menyenangkan. Bagaimana tidak menyenangkan, kita bisa menulis apa saja dengan pendampingan referensi. Kita juga bisa membagikan apapun sesuai dengan etika kesopanan dan toleransi.

Menjadi blogger itu membahagiakan. Bagaimana tidak? Sejak menjadi blogger, aku bisa mengenal banyak orang di seluruh penjuru negeri. Menjalin silaturrahmi dengan blogger dalam berbagai komunitas atau kadang ngobrol asyik lewat japri.

Menjadi blogger itu asyik, apalagi kalau bisa bertemu dengan sesama blogger dan me time bersama mereka. Me time ala blogger mengajakku melupakan sejenak rutinitas menulis dan nge-blog.

Lalu, kira-kira bagaimana cara menikmati me time ala blogger? Berikut cara menikmati me time apa ibu Jesi yang juga seorang blogger:

1. Off dari gadget

Gadget adalah teman setia bagi blogger, apalagi aku (Ibu Jesi).  Mulai dari menulis draft sampai memosting ke blog, aku menggunakan gadget. Jarang sekali menggunakan laptop. Makanya, cuti dari gadget adalah salah satu cara yang ampuh untuk bisa rehat bahkan me time. Siapa tahu dengan me time, akan bisa kudapat banyak ide mengisi blog kemudian.

Off dari gadget bukan berarti harus off dari menulis ya. Mencatat hal-hal kecil yang sehari-hari terjadi tidak harus langsung di gadget. Catat di selembar kertas dan tempel di kulkas juga bisa. Tempel di lemari, tempel di meja kerja juga bisa.

Kalau aku, biasa mencatat kejadian sehari-hari di buku agenda kerja atau buku diary. Diary? Iya diary. Sampai saat ini aku masih menulis diary, bagaimana denganmu?

2. Hangout

Jalan-jalan sendiri atau jalan-jalan bersama keluarga bisa jadi alternatif. Setelah cuti dari gadget, acara yang paling kutunggu adalah jalan-jalan. Tidak perlu jalan jauh, yang dekat saja sudah cukup. Tidak perlu biaya banyak, sedikit saja geser ke rumah tetangga itu sudah jalan-jalan, kan?

Rutinitas sering membuat kita melupakan untuk sekedar menyapa orang yang rumahnya dekat dengan kita. Siapa lagi kalau bukan tetangga. Padahal tetangga seharusnya menjadi orang yang paling sering kita kunjungi karena lokasinya. Tetangga adalah saudara kita yang terdekat meskipun tidak ada hubungan darah. Apa salahnya saat me time, kita menyempatkan untuk sekedar ngobrol santai saja?

3. Shopping

Ini dia yang kutunggu-tunggu. Apakah kamu juga sama denganku? Belanja adalah cara me time terbaik versi Ibu Jesi. Dengan belanja kita bisa membeli barang apapun sesuai dengan keinginan kita. Tentu saja sudah disesuaikan dengan kebutuhan juga ya. Bisa juga sekalian belanja kebutuhan keluarga.

Belanja keluarga sebulan sekali, bisa jadi. Me time dengan memanjakan diri belanja sesuka hati juga bisa jadi, sebulan sekali, atau bahkan tidak pernah sama sekali. Tidak masalah. Tapi kalau boleh meminta, masa iya sih seumur hidup tidak pernah me time dengan cara begini?

4. Travelling

Travelling itu berbeda dengan jalan-jalan atau sekedar hangout. Travelling yang aku maksud itu jalan-jalan yang membutuhkan persiapan jauh-jauh hari. Mempelajari tempat yang akan menjadi destinasi agar semua bisa terlaksana sesuai dengan rencana. Menikmati travelling akan jadi sarana me time yang luar biasa, apalagi jika bisa jelajah kuliner. Waoww, bisa jadi bahan tulisan berikutnya kan?

Travelling tidak lengkap rasanya tanpa berkuliner ria. Memanjakan lidah dengan cara mengunjungi tempat makan yang dilewati sepanjang atau tempat makan khusus yang sudah lama diimpikan, kenapa tidak? Cuss saja, langsung rencanakan!

5. Stay at home only

Me time ala Ibu Jesi yang terakhir adalah tetap tinggal di rumah atau stay at home only. Tetap tinggal di rumah, bisa jadi alternatif saat tidak bisa ke mana-mana. Tidak bisa jalan-jalan, tidak bisa belanja, apalagi jalan-jalan ke luar kota. Episode akhir bulan ini biasanya. Me time di rumah saja, kenapa tidak? Menonton film, televisi atau mendengarkan radio tetap asyik kan? Sambil bisa sekaligus bersih-bersih rumah.

Kapan lagi bisa, bersantai sesuka hati di rumah sendiri. Me time inibsangat murah bukan. Tak perlu banyak biaya dan rencana yang bermacam-macam, tapi ternyata sangat melegakan.

Kapan lagi kita bisa memanjakan diri sendiri kalau bukan saat me time. Lupakan sejenak rutinitas dan mari meliburkan diri dari kegiatan yang lain. Mari nikmati hidup dengan cara-cara kita sendiri. Meski begitu, tetap bijak pada setiap langkah berpijak.

Semoga bermanfaat!

Lifestyle Blogger

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
Dewie dean
AUTHOR
2 September 2019 08.48 delete

Paling suka me time point 4
Travelling haha

Reply
avatar
4 September 2019 13.00 delete

Kalau me time ku sebagai blogger justru ngeblog itu sendiri hehehe.. btw, selamat ya mbak buku solonya udah terbit. Kereeen!

Reply
avatar